Senin, 11 Mei 2026

Amarahku

Ada banyak keinginan yang belum juga mendekati impian, 
Tersadar waktu terus berlalu tanpa ada usaha meluluhkan Hati yang keras menerima Ataukah suatu kedangkalan pemikiran
Perasaanku begitu kalut dengan keinginan-keinginan yang tak menuai kepastian Beragam konflik batin 
Menghujani jiwa yang lemah
Tetap saja tak menyerah 
Lihat... 
Dari beragam buku kucari jiwa yang tak seharusnya dihujani amarah
Dada yang sesak pinta dihujani hidayah
Bukan maya yang tak nyata 
Dari mulut manusia-manusia yang takwa 
Ku cari celah untuk bisa menghancurkan kerasnya hati yang tak ingin bermuara
Sampai detik ini masih sama
Hati ku masih saja dihujani amarah😵‍💫

Rabu, 01 Oktober 2025

Kataku yang terucap dengan kaku

Tak ada ruang untuk bercerita 
Tak ada telinga yang bersedia tuk mendengar
Tak ada pundak tempat bersandar
Pedih dan luka ku peluk sendirian

Semua hanya angan 
Berbatas pada tujuan 
Kau cari karena kebutuhan 
Malang yang darinya aku ditertawakan

Senin, 02 Desember 2024

Garis Takdir

Dari sudut yang paling terluka 
Aku melihat diriku dalam cermin yang paling menyedihkan
Separuh dari diriku direbut paksa oleh takdir
Canda yang dahulu candu, mendadak padam 
Wajah yang dahulu selalu menyapa tak lagi dapat kulihat
yang nampak hanya bayang dirinya 
dalam tubuh yang telah dingin dan kaku

Rindu ku adalah candu yang tak pernah menemui obatnya
Sebatas doa yang berharap sampai 
Dalam kata semoga...
Kelak berjumpa pada akhir yang tak lagi menyesakkan dada

Dalam garis takdir
Aku berjanji hingga akhir hayat
Segala bentuk cinta yang ditinggalkan 
Akan ku usahakan memberikan kehidupan yang terbaik
Sebagaimana cintanya yang tak pernah pudar meski keringat lelah dan tubuh yang sakit 
Terus dipaksa kuat, menahan badai kehidupan✨



Sabtu, 03 Agustus 2024

Dekapan Tuhan

Tuhan
Aku tak lagi ingin luka menyemai hidupku
Perihnya masa kelam begitu menyiksa
Jika bukan karenaMu 
Mungkin tak lagi ku rasakan dekapan CintaMu merengkuh hidupku


By erna

Senin, 05 April 2021

Berkelana


Karya : Erna. S

Ada banyak keinginan yang belum juga mendekati impian, 
Tersadar waktu terus berlalu tanpa ada usaha meluluhkan
Hati yang keras menerima ataukah kedangkalan pemikiran
Perasaanku begitu kalut dengan keinginan-keinginan yang tak menuai kepastian

Beragam konflik batin
Menghujani jiwa yang lemah
Tetap saja tak menyerah
Lihat...
Dari beragam buku kucari jiwa yang tak seharusnya dihujani amarah
Dada yang sesak pinta dihujani hidayah
Bukan maya yang tak nyata

Dari mulut manusia-manusia yang takwa
Ku cari celah untuk bisa menghancurkan kerasnya hati yang tak ingin bermuara
Sampai detik ini masih sama

Jumat, 19 Maret 2021

KESALAHAN


Author By Erna. S

Kulihat wajah yang kini telah memerah
Mata yang sembab penuh sesal dan tak berkesudahan
Berlalu tanpa ada perubahan
Fikirnya jauh melayang
Suatu kesalahan...
Tingkahnya tak di Ridhai Tuhan
Kulihat lagi diriku dalam genangan dosa penuh harapan

Yang terjadi, Jelas Dia ditampar kenyataan
Hatinya bimbang
Saat ribuan mulut mencibirnya penuh hinaan
Tak adakah lagi tempat untuknya berpulang?
Ataukah sebatas sementara 
Saat segala luka saling menutup rapat kecewa.

Senin, 30 November 2020

Karena Patah Hati Saya Salah Berharap Lebih?

30 November 2020 || Author : Erna .S,

Note: 
Sadar atau tidak cinta itu fitrah, Tapi kamu masih bisa mengendalikannya!

Hingga pada sepertiga malam, dadaku sesak kehilangan via https://www.google.com


Awalnya rangkaian benih cinta tumbuh tak terkendali 
Suatu waktu kamu kecewa karena ditinggal pergi dan patah hati
Berharap lebih pada yang tidak pasti
Ingatlah selalu Tuhan maha membolak-balikkan hati

Harapanmu terlalu menjulang tinggi 
Kamu lupa siapa sesungguhnya pemilik hati
Mendekatlah pada Pencipta 
Cemburu-Nya tak pernah salah
Maka rapatkan doamu pada setiap detik amalanmu
Tetapkan hatimu pada-Nya 
Maka Tuhan tetapkan cinta yang sama pada hatinya

Teknologi Pengganti Peran Guru di Sekolah?

2020 || Author : Erna .S,

Hampir semua orang tua di Indonesia mengalami kekhawatiran dengan kecerdasan anak-anak mereka akibat wabah covid-19 yang mengharuskan anak-anak untuk belajar di rumah guna memutus rantai penularan covid-19. Namun, tetap saja peran guru tidak dapat di gantikan oleh teknologi meskipun berbagai hal telah diupayakan agar anak tetap dapat belajar dan bisa memahami pelajaran dengan baik. 

Beberapa keluhan juga diutarakan oleh adik saya (Ditah Anriani) yang kini duduk di bangku kelas VIII SMP, pasalnya banyak tugas catatan yang diberikan oleh guru dan mengharuskannya untuk menuntaskan dalam waktu singkat. Kami hanya diminta mencatat sebanyak 2-3 bab tanpa penjelasan, belum lagi tugas mata pelajaran lainnya, Ungkapnya.

Dari pihak orang tua sendiri juga kewalahan jika diminta untuk mengajar anaknya pasalnya orang tua sendiri tidak berpendidikan jadi bagaimana bisa membantu anak memahami pelajaran sekolah. 

Minggu, 01 November 2020

Generasi Islami: fisik kuat vs mental lembek

Zaman semakin berubah meninggalkan segala sesuatu yang bersifat tradisional. Dimana manusia terus merangkak maju ke zaman modern. Alih-alih menjadi maju justru perubahan zaman menjadi tantangan yang amat berat terlebih untuk generasi bangsa.

Saat semua orang sibuk menghadapi tantangan zaman. Dimana kekayaan semakin ditumpuk meninggalkan akhlaktul kharimah demi mendapatkan kepuasan individu maupun golongan.

Terbuai dan terlena oleh perubahan zaman, beberapa orangtua lupa jika pendidikan moral adalah yang utama untuk anak. Alih-alih mengikuti perubahan zaman mereka lupa jika pendidikan dalam keluarga adalah yang paling utama.

Meski pemerintah telah mengupayakan moral adalah yang utama dalam dunia pendidikan. Orangtua harus tetap menanamkan pendidikan moral sejak dini.

Tentang Waktu Sendu dan Kelabu

                                                         Author:  Erna S

Pada dinding bisu

Bangunan yang kelabu

Warna tak lagi berpadu

Tebaran debu dan kisah yang sendu

Menjalar dalam kalbu

Tertinggal pada dimensi waktu

Membekas dengan ragu

Menggandeng pilu pada tapak yang tak lagi punya malu



Minggu, 02 Agustus 2020

Tak bertuan

Pada malam yang tak bertuan
Aku sendiri dalam keheningan
Semilir angin malam terdengar nyata kala jendela sengaja kubuka dengan perenungan
Benarkah ini esensi sendiri yang ku harapkan
Tanyaku dalam lengkung yang tak sesempurna ukuran

Tak bertuan
Sesekali ku ucap samar dengan jeda yang berkepanjangan
Bila kupinta keramaian 
Apa mungkin hatiku tak risau memikirkan
Banyak gejolak tak ingin penolakan
Sampai di sini bolehkah aku melerainya kembali dalam kenyamanan
Tanyaku pada bising angin yang tak berkesudahan

Karya : Erna S

Secercah

Ada banyak rasa yang bisa kita ekspresikan lewat kata
jika bibir tak mampu berucap 
Maka tak ada yang tak mungkin jika kita bisa saling jatuh cinta lewat kata
Kadang dia lebih dalam dari lisan yang bungkam, Aku menyapamu lewat tulisan
Bisakah kamu membacanya agar tak perlu ku ulang ?

Minggu, 14 Juni 2020

Kerangka Alur


Dear for you

Doaku adalah panggilan rindu

Yang kerangkanya berusaha aku satukan

Dalam perjumpaan yang mungkin masih semu

Aku terlalu merindu sehingga melambungkan harap nan jauh

Pada titah kenangan yang mengusik kalbuku

Dikala sunyi diam-diam ia merajuk

Lihat...Masa kecilku telah berlalu

Kini, menanti adalah alur hidupku